Beranda » K3 » Potensi Bahaya Dari Proses Pengelasan

Potensi Bahaya Dari Proses Pengelasan

Disini saya ingin berbagi potensi bahaya-bahaya yang bisa saja terjadi saat proses pengelasan. Mempelajari resiko bahaya pada pengelasan sangat berguna untuk menjaga lingkungan yang sehat, aman dan meminimalisir resiko bahaya kecelakaan kerja.

Pekerjaan pengelasan bukan suatu ajang unjuk gigi bahwa kamu kebal api/panas, jika kamu sepelekan itu akan berakibat fatal. Terjadinya kecelakaan kerja atau gangguan kesehatan, bisa berawal dari pekerja pengelasan itu sendiri.

Tapi juga bisa berasal dari mesin las listrik dan peralatan las lainnya. So gaes, kamu tidak ingin kan, kehilangan pekerjaan hanya karena mengabaikan hal sepele. Berikut bahaya-bahaya yang dapat terjadi akibat proses pengelasan :

Potensi Bahaya Sinar Las

Saat proses pengelasan sudah pasti akan timbul yang namanya sinar las, didalam sinar las ini juga dapat membahayakan welder dan orang lain di area pengelasan. Radiasi sinar las itu memiliki 3 macam cahaya didalamnya, antara lain yaitu:

sinar las

Bahaya Cahaya Tampak

Yang dimaksut cahaya tampak adalah ketika busur las menyala maka kita akan melihat cahaya putih. Tidak terlalu berbahaya tetapi efek yang terjadi pada mata adalah mata akan terasa lelah dan bengkak.

Efek dari cahaya tampak ini terasa walaupun kamu tidak melihatnya secara focus langsung. Berada di srea sekitar pekerjaan las membuat kita berpotensi terkena bahaya cahaya tampak.

Sinar Infra Merah

Sinar infra merah juga terkandung didalam sinar las, tetapi sinar infra merah tidak terlihat. Efek dari sinar infra merah ini akan menyebabkan iritasi mata dan menyebabkan mata menjadi bengkak dan merah.

Sinar Ultraviolet

Potensi bahaya sinar ultraviolet adalah paling berbahaya, tipe sinar ini juga tidak terlihat tapi memiliki sifat mudah terserap oleh tubuh manusia sehingga memicu reaksi kimia di dadalam tubuh kita.

Jika terserap oleh kulit dapat menimbulkan kulit menjadi gosong dan lama kelamaan akan terkelupas. Jika terkena mata, maka mata akan menjadi merah, lelah dan bengkak.

Cara Menghindari Bahaya Sinar Pengelasan adalah :

  1. Menggunakan helm khusus las dengan menggunakan kaca filter yang disesuaikan oleh besar ampere pengelasan.
  2. Memakai apron alat pelindung dada dan lengan atau kemeja panjang berbahan jeans.
  3. Memakai sarung tangan khusus las dan sepatu safety.
  4. Memakai kaca mata pelindung ultraviolet jika berada di area pengelasan.

Cara mengobati mata bengkak akibat sinar las adalah minum obat penghilang rasa sakit kemudian tidur yang cukup.

Potensi Bahaya Debu, Asap dan Gas

Dalam pengelasan sudah pasti akan menimbulkan asap, dan jika menggunakan proses gerinda maka debu baja karbon juga berbahaya jika terhirup. Manusia mampu menghirup debu hingga ukuran 20 mg/m2.

Gambar aceindustrialproducts

Dan tahukah kamu bahwa debu yang dihasilkan elektroda dan besi baja karbon itu memiliki ukuran 10 mg/m2 hingga 20 mg/m2. Jika itu terhisap dalam jangka waktu yang lama maka seorang juru las bisa terkena dampak sesak nafas.

Khusus jenis pengelasan yang menggunakan gas pelindung seperti GTAW, FCAW dan GMAW, potensi bahaya gas juga bisa terjadi, karena proses pengelasan di dalam ruangan maka bisa menurunkan kadar oksigen sehingga menciptakan kondisi tidak aman dan gangguan pernafasan.

Cara pencegahan Potensi Bahaya Debu dan Asap

Untuk pencegahan masalah saluran pernafasan, hidung dan tenggorokan sebagai dampak dari debu , asap dan gas antara lain :

  1. Mengatur sirkulasi udara yang baik di area pengelasan, seperti membuat ventilasi dan memasang blower.
  2. Memakai masker yang dapat menyaring debu.
  3. Memakai kacamata las bening

Potensi Bahaya Kejutan Listrik

Nama lain dari kejutan listrik adalah sengatan listrik atau kesetrum. Bahaya kejutan listrik sering terjadi karena pemasangan peralatan kabel yang tidak rapi dan adanya kabel listrik yang terkelupas.

Penataan kabel yang buruk

Kamu perlu sangat berhati-hati waktu menghubungkan setiap alat yang dialiri listrik, seperti pemasangan kabel massa, pemasangan kabel holder elektroda / kawat las dan lain-lain. Dan apabila ada yang tersengat listrik maka matikan saklar pusat agar memutus korban dari kontak listrik.

Cara Menghindari Bahaya Kejutan Listrik

Simpel, selalu gunakan sarung tangan dan sepatu safety ketika melakukan pekerjaan menghubungkan peralatan yang dialiri listrik.

Potensi Bahaya Luka Bakar

Dalam melakukan pengelasan, seorang juru las bisa terkena luka bakar dari logam panas, percikan api (spatter), akibat listrik dan material yang mudah terbakar.

Melakukan teknik pengelasan yang salah juga bisa berdampak pada terkena logam panas. Misal ketika kawat las smaw menempel pada base metal, kamu harus lepaskan holdernya dari kawat las yang menempel tadi. Jika tidak maka kawat elektroda akan terbakar seluruhnya.

Tang panas untuk mengangkat logam panas

Cara Mencegah Bahaya Luka Bakar

  1. Memakai apron / jaket jeans
  2. Memakai sarung tangan khusus las.
  3. Memakai penutup kepala berbahan jeans.
  4. Memakai sepatu safety
  5. Menggunakan tang panas ketika memindahkan logam panas / material panas.
  6. Menggunakan tang jepit dan palu terak ketika membersihkan terak.

Supaya kamu tahu bahwa spatter yang berasal dari las busur listrik dapat melubangi kulit kita jika kita hanya memakai baju kain biasa.

Potensi Bahaya Bising

Memakai earplug

Kebisingan juga menjadi potensi bahaya pengelasan, dimana menurut ahli kesehatan bahwa jika manusia selama 8 jam berada di dalam area bising maka akan berakibat pada meningkatnya tingkat stress.

Cara pencegahannya adalah dengan memakai pelindung telinga / earplug selama pekerjaan pengelasan berlangsung.

Jika kamu bekerja di bidang pengelasan sangatlah penting penggunaan alat pelindung K3 standar las. Itu semua akan melindungi kamu dari bahaya pekerjaan pengelasan.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *